Jumat, 03 November 2017

6 Begal di tembak mati di Sumatera utara, Narkoba jadi Pemicu kejahatan


Sepanjang Oktober 2017, setidaknya 6 pelaku kejahatan di tembak mati di Sumatra Utara. Pelaku tindak tegas Polisi karena melawan petugas. Beberapa faktor disebutkan terjadinya seorang melakukan tindakan kriminal.
Menurut kriminolog dari Universitas Muhamadiyah Sumatera Utara (UMSU) kejahatan yang marak di lakukan di Sumatera Utara ada beberapa faktor.

"Petama faktor ekonomi. Lalu ada kesempatan dan peluang, kemudian narkoba yanga membuat candu,'' kata Alfi.

Ia mengatakan kekuatan babinkabtimas di setiap desa atau kelurahan perlu. Sehingga, segala bentuk kejahatan bisa di jegah sejak dini.

''Perlu juga langkah yang dilakukan polisi, misalnya memberdayakan komonitas masarakat, juga pembinaan terhadap komonitas, ''

Dan tindakan tembak di tempat terhadap pelaku kejahatan itu untuk menimbulkan efek jera.

''Tindakan tembak ditempat untuk memberikan efek jera terhadap pelaku Begal di Sumatera Utara.''

Saat ini Polisi di Sumatera Utara memiliki sistim pelayanan online terpadu ke Polisian. Layanan itu diberi nama ' Polisi kita Sumatera ' Layanan telpon yang bisa di download di telpon genggam berbasis Android ini dinilai efektif. Dengan hal itu, Polisi siap memberikan aksi cepat untukmembantu dan memberikan pelayanan kepada Masyrakat.

''Langkah yang bagus memudahkan masyrakat. Namun bukan berarti menghilangkan kejahatan'', Masyrakat harus lebih waspada lagi terhadap tindakan aksi kejahan di jalanan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar