Sabtu, 04 November 2017

Seorang remaja Putry dipaksa berjalan setengah telanjang

Duh! Remaja Putri di Pakistan Dipaksa Berjalan Setengah Telanjang

Para penduduk disebuah desa terpencil di pakistan dikagetkan dengan sebuah peristiwa sejumlah pria bersenjata memaksa seorang anak perempuan berusia 16 tahun berjalan dengan setengah telanjang di desa tersebut. Para pelaku mengklaim bahwa tindakan itu dilakukan untuk menebus kehormatan keluarga.

Penduduk lokal mengatakan bahwa anak perempuan itu menjadi sasaran karena perselingkuhan yang dilakukan saudara laki-lakinya dengan seorang yang merupakan keluarga pelaku.

Insiden itu terjadi pada pekan lalu didekat kota terpencil Chaudhwan, sekitar 80 kilometer di bagian barat kota Dera Ismail Khan di Provinsi khyber Paktunkhwa.

Peristiwa ini menjadi sorotan setelah media memberitakannya. Polisi telah menahan delapan pria dan masih mencari satu orang pelaku.

Para saksi mengatakan anak perempuan ini diserang pada siang hari ketika dia mengambil air dari telaga.

''Saya dan sepupu (perempuan) saya kembali dari mengisi kendi kami, ketika para pria ini mengikuti kami,'' kata koraban kapada wartawan.

''Mereka mendorong saya, dan saya terjatuh. Kemudian mereka memotong baju saya dengan gunting.
Salah satu sepupu saya berusaha untuk menutupi saya dengan dupattanya (sebuah kain panjang), tetapi mereka mengambilnya.

Dia berupaya melarikan diri dan berlari kedalam sebuah rumah yang berada didekat lokasi itu, tetapi mereka mengikutinya.

''Saya membungkuk disamping tempat tidur dan berupaya untuk memeganginya tetapi mereka menyeret saya. Seorang tetangga berupaya untuk menghalangi tetapi mereka ancamnya dengan senjata mereka.''

Penduduk setempat dan polisi mangatakan siksaan terhadap anak perempuan itu terjadi selama hampir satu jam, sampai para pelaku membiarkannya pergi.

''Rumah paman saya dekat dari lokasi, jadi saya berlari kesana dan membawa beberapa pakain,''

Anak perempuan itu menyampaikan serangan itu kepada media lokal dengan ditemani oleh ibu dan sepupunya. Ibunya, yang merupakan seorang janda, mengatakan ia berlari mencari anak perempuannya setelah mendengar insiden tersebut.

''Di jalan, saya melihat pria-pria bersenjata berdiri di dekat sebuah tembok, dan saya bertanya kepada mereka apa yang sedang mereka lakukan pada anak saya. Bukannya menjawab mereka malah bertanya dimana anak laki-laki saya.
Mereka menghina saya.''

Tak jauh jalanan itu, dia mengatakan menemukan potonga lengan baju anak perempuannya yang digunting pelaku.

www.winnipoker.com 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar