BERANDA :

Selasa, 21 November 2017

Abraham Samad : Novanto tak boleh adu domba KPK dengan Polisi






Eks ketua KPK Abraham Samad merespon positif sikap Polri terkait permintaan Ketua DPR Setya Novanto dalam kasus dugaan korupsi pengadaan proyek e-KTP. Samad menilai Novanto tengah bermanuver dan ingin membenturkan polisi dengan KPK.

''Betul, jadi menurut saya apa yang disampaikan polisi itu benar. KPK harusnya tegas terhadap Novanto bahwa diya tidak boleh melakukan adau domba terhadap KPK dan Polisi,''kata Samad.

Sebelum Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan Polisi memang wajib melindungi warga dan menerima setiap laporan di masarakat. Tetapi, lanjut Setyo, perlindungan itu tidak berlaku pada kasus hukum yang sedang dijalani Novanto.

Samad melanjutkan, KPK seharusnya sudah mencega langkah-langkah manuver yang akan diambil Novanto.  Terlebih bila upaya yang dilakukannya akan merugikan Polisi dan KPK.

''Harus tahu betul skenario yang sedang dilancarkan oleh Novanto. Jadi KPK harus bertindak tegas dan tidak memberikan ruang kepada Novanto agar tidak melakukan manuver yang merugikan KPK,''jelas Samad.

Novanto, sebelum dibawa ke Rutan KPK dini hari tadi, bicara soal upaya hukum yang dilakukannya. Selain praperadilan, Novanto menyebut mengajukan surat permintaan perlindungan kepada persiden Joko Widodo dan Kapolri Jendral Tito Karnavian.

''Saya sudah melakukan langkah-langkah dari mulai melakukan SPDP di kepolisian dan mengajukan surat kepada perlindungan hukum , kepada Persiden maupun kepada Kapolri, Kejaksaan Agung, dan saya sudah pernah praperadilan,'' ujar Novanto kepada wartawan saat proses penahanan dirinya.

www.winnipoker.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar