Selasa, 14 November 2017

Buffon menangis bersama rekan-rekannya setelah tidak lolos ke Piala Dunia

Akhir Tragis Gianluigi Buffon

Rencana Gianluigi Buffon adalah bermain di piala dunia 2018 kemudian pensiun. Malang bagi Buffon  angan-angannya itu tak akan kesampaian karena Tim nas Italia gagal lolos ke Piala Dunia.
Andai Italia lolos ke putaran final, Piala Dunia 2018 akan menjadi Piala dunia ke enam bagi Guffon. Belum perna ada pemain yang ambil bagian di enam Piala Dunia.

Buffon sendir masuk skuat Italia di Piala Dunia 1998, 2002, 2006, 2010, dan 2014. Dia cuma menjadi cadangan di Piala Dunia 1998 dan setelahnya jadi kiper utama dengan pencapain tertinggi berupa gelar juara pada 2006.

Pensiun setelah tampil di Piala Dunia tentu akan menjadi akhir cerita yang manis untuk Buffon sebagai pesepakbola. Apa lagi Italia kalau bisa berprestasi di Rusia tahun Depan.

Sayangnya, rencana Buffon itu kini hancur berantakan. Kiper Juventus itu hanya akan menjadi penonton karena Italia gagallolos keputaran Fina. Gli Azzurri disingkirkan Swedia di babak Play off dengan Agregat 0-1.

Seusai pertandingan leg kedua play-off di Sansiro, Selasa dini hari tadi yang berakhir imbang tanpa Gol, Buffon tak kuasa menahan kesedihannya. Pemain berusia 39 tahun itu menangis.

''Sangat disayangkan pertandingan resmi terakhir ssaya bertepatan dengan ke gagalan Italia lolos ke Piala Dunia,'' ujar Bofon kepada Winni Sport.

Buffon melakoni Debutnya di Timnas Italia pada Oktober 1997 dan sampai sekarang mengoleksi 175 caps. Dia menjadi pemain dengan penampilan terbanyak bersama Italia.

Buffon megindifikasikan akan pensiun bersama Timnas setelah ini. Meski gagal ke Piala Dunia, dia yakin sepakbola Italia masih punya masa depan menjanjikan.

''Tentunya ada masa depan untuk Italia karena kami punya kebanggaan, kemampuan, determinasi, dan setelah terjatuh, Kami selalu menemukan  jalan untuk berdiri lagi ''ujar Buffon.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar