Kamis, 30 November 2017

Dahsyatnya letusan Gunug Agung di tahun 1963



Sejak Gunung Agung mulai memperlihatkan peningkatan aktivitas, perhatian warga Bali khususnya pun mengarah kesana.

Apa lagi, gempa kecil sering terjadi dipuncak gunung tertinggi di Bali itu.

Kepala Pelaksana (kalak) BPBD Karangasem, IB Ketut Arimbawa telah mengeluarkan imbauan bagi wisatawan atau apapun warga yanng telah melakukan pendakian agar tak mendekati kawah Gunung Agung radius 2,5 kilometer demi mengantisipasi hal yang tidak di inginkan.

Rupanya Gunung Agung pun menyimpan kisah mistis yang membuat bulu kuduk merinding.

Publik masih teringat jelas saat gunung merapi di Yogyakarta meletus.

Indonesia geger dan terenyuh dengan meninggalnya Mbah Marijan Sang juru kunci gunung Merapi saat musibah tersebut.

Konon, katanya cerita yang sama juga terjadi saat Gunung Agung meletus pada tahun 1963.

Tak hanya juru kunci Gunung yang tak mau mengungsi, tetapi hampir semua lelaki dewasa dari beberapaa desa pun ikut menyambut tumpahan gunung brapi tersebut. 

Gunung Agung merupakan sebuah Gunung vulkanik tipe monoconic straco yang tingginya mencapai sekitar 3.142 meter diatas permukaan laut.

Gunung tertinggi di Bali termaksud muda dan terakhir meletus pada tahun 1963 setelah mengalami tidur panjang selama 120 tahun.

Sejarah aktifitas Gunung Berapi Agung memang tidak terlalu banyak diketahui. catatan sejarah mengenai letusan Gunug ini mulai muncul pada tahun 1808.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar