Rabu, 29 November 2017

Keluarga Pembelot dari Korut, memohon pada Donald Trump dan Jin Ping, agar tidak dipulang ke Korut

Cerita Keluarga Pembelot yang Takut untuk Pulang ke Korut






Pemerintah China memulangkan sekelompok pembelot, termaksud anak-anak, dari Korea Utara. Para pembelot ini mengaku takut dipulangkan, karena terancam dihukum mati.

dilansir dari BBC, Rabu (29/11/2017), 10 orang pembelot itu ditangkap setelah diam-diam menyusup melalui perbatasan. Seorang pria yang sudah berada di pengasingan, mengaku khawatir istri dan putranya di pulangkan ke Negara asalnya.

Pria itu mengaku bernama Lee. Dia kabur ke Korea Selatan pada 2015 dan berharap keluarganya bisa tinggal bersamanya.

''Saat ini saya yakin mereka ditahan. Saya dengar jika kamu tinggal beberapa bulan disana, Anda akan lemah karena kekurangan makanan. Berat badan akan berkurang, Dan hanya dapat 20 biji jagung sehari,'' ujar Lee.

''Saya benara-benar tidak bisa mengekspresikan apa yang saya rasakan. Dunia terasa seperti Neraka Saaat ini,'' sambungnya.

Awal bulan ini, Lee telah memohon peersiden China Xi Jinping dan persiden Amerika Serikat Donald Trump untuk meng intervensi agara keluarganya direpratriasi.

Para pembelot ini ditangkap saat penggrebekan dirumah aman di Shenyang, Provinsi Liaoning, kawasan timur laut China pada 4 November lalu. pasukan keamanan Chinaselama Juli hingga September telah menangkap sekitar 49 warga Korea Utara.

pemerintah China menolak melindung mereka dan memperlakukan mereka seperti pengungsi yang larii dari persekusi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar