Minggu, 05 November 2017

Korut mengatakan sebaiknya AS berhenti menghayal soal Nuklir Korut

Tolak Negosiasi Soal Nuklir, Korut: AS Sebaiknya Berhenti Mengkhayal

Korea Utara menolak untuk bernegosiasi mengenai program senjata nuklir dan rudalnya. Korut bahkan mengancam akan meningkatkan nuklirnya.

Ancaman disampaikan Korut seiring dimulainya tur Persiden Amerika Serikat Donald Trup ke Asia.

Kantor berita resmi Korut, KCNA dalam komentarnya hari ini menyatakan bahwa AS harus menghentikan ''ide tak masuk akal'' bahwa Pyongyang akan menyerah pada sanksi-sanksi Internasional dan akan menyerahkan senjata Nuklirnya.

''AS sebaiknya berhenti menghayal soal pembicaraan denuklirisasi dengan kami,'' demikian disampaikan KCNA.

''Pedang harta nuklir pertahanan nuklir kami akan semangkin tajam selamanya kecuali kebijakan AS yang bermusuhan terhadap DPRK(singkatan nama resmi Korut) dihapuskan sekali untuk selamanya,''demikian yang disampaikan KCNA.

Dalam beberapa bulan terakhir, Trump dan pemimpin Korut, Kim Jong-Un telah saling melontarkan hinaan dan Ancaman perang. Trump bahkan menyebut Bahwa pembicaraan langsung dengan Pyongyang adalah buang-buang waktu saja. Meski para pemimpin dunia terus meyerukan untuk melakukan dialog guna menyelesaikan krisis Nuklir Korut.

Dalam kunjungannya ke Asia, Trump akan membahas krisis nuklir Korut. Kepada para pemimpin negara yang ditemuinya, Trump akan menyampaikan kepada dunia' kehabisan waktu' menghadapi ancaman Korut.


www.winnipoker.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar