Sabtu, 11 November 2017

Korut menyebut Trump dalam kunjungannya ke asia sebagai penghasut perang

Kunjungan ke Asia, Trump Disebut Korut sebagai Penghasut Perang

Otoritas Korea Utara (Korut) mengomentari kunjungan Persiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kekawasan Asia. Dalam Komentarnya, Korut menyabut sebagai 'Penghancur' dan penghasut perang'  Korut juga menyebut Trump memohon agar perang terjadi di semenanjung Korea.

Komentar ini merupakan komentar pertama Korut soal kunjungan kenegaraan Trump ke Asia. sejak awal November lalu, Trump telah mengunjungi Jepang, Korea Selata(Korsel) dan China. Kini Trump berada di Vietnam untuk selanjutnya melanjutkan kunjungan ke Filipina.

Dari berbagai kunjungan itu, Trump memang membahas soal ancaman nuklir Korut. Dia bahkan berupaya menggalang dukungan Internasional untuk menghentikan Program Nuklir  rezim komunis itu. Trump menyerukan dunia internasional untuk bersatu melawan Korut.

''Perjalanannya (Trump-Red) terkini ke kawasan sekitar kita merupakan kunjungan menghasut perang untuk Konfrontasi menyingkirkan DPRK dari kemampuan Nuklir untuk pertahanan diri,'' ujar juru bicara kementrian luar Negri Korut, yang tidak disebut namany.

''Trump, selama kunjungannya, mengungkapkan wujud aslinya sebagai penghancur stabilitas dan perdamaian dunia dan memohon agar perang Nuklir terjadi semenanjung Korea,'' imbuh pernyataan itu.

Saat menutup kunjungannya di Korsel, Trump memperingatkan Korut agar tidak meremehkan AS.
Namun Trump juga menawarkan pemimpin Korut Kim Jong Un nasib baik jika menghentikan ambisi Nuklirnya.

Menaggapi hal itu, Korut menyatakan peringatan semacam itu tidak akan mengecilkan niat Korut dalam mengembangkan program senjata Nuklirnya.

''Pernyatan sembrono oleh seorang lansia pikun seperti Trump tidak akan bisa buat kami takut dan menghentikan kemajuan kami,'' tegas juru bicara kementrian luar Negri Korut itu.

''Itu malah mendorong kami mempercepat upaya mencapai tujuan besarmelengkapi kekuatan negara Nuklir,'' tandasnya.


www.winnipoker.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar