Jumat, 17 November 2017

Penangkapan Kucing liar di Johor Baru Jakarta Pusat, oleh petugas Dinas (KPKP)








Pemerintah Jakarta Pusat dibantu oleh suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan perikanan(KPKP) menagkap kucing liar disekitar Rusun Baladewa, Johor Baru. Kucing liar yang tertangkap ini bisa diadopsi di rumah observasi rabies Ragunan.

''Kita bawa ini ke rumah observasi rabies diragunan. Nanti bisa di adopsi masyarakat,'' kata Kasanudin KPKP, Bayu Sari Hastuti, saat ditemui, di Tanah Tinggi Johor Baru, Jakarta Pusat, Jumat dini hari.

Kucing tersebut, kata Bayu, akan difasilitasi oleh rumah observasi. Ia mengatakan para kucing akan di beri pangan yang cukup dan mendapatkan vaksinasi.

''Dirawat di sana, diberi makan, Divaksinasi, dimandikan,'' jelas Bayu.


Menurut Bayu, siapapun boleh mengadopsi kucing-kucing tersebut. Namun, harus bersungguh-sungguh untuk merawat dan tidak untuk dikonsumsi ataupun di perjual belikan.

''Siapa saja masyarakat boleh adopsi, asal jangan buat konsumsi dan tidak di perjual belikan. Emang banyak kemarin ada penyayang binatang ngambil 20 sekaligus,'' ujarnya.

Namun bila ada kucing yang ditangkapdan ada pemiliknya yang mengakui, bisa langsung di urus dan diambil. Bayu juga mengatakan kucing yang tidak diadopsi akan tetap dijaga hingga tutup usia.

''Tetap di sana dirawat ada kandang-kandang. Ternyata ada pemiliknya setelah di urus, di ambil lagi dengan surat. Karena kita anggapkan  yang ditangkap gak ada pemiliknya,''ujranya.

''Kalau nggak diadopsi ya seleksi alam aja. Sudah tua. Kita nggak buang, nggak bunuh juga, seleksi alam saja,'' sambungnya.

www.winnipoker.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar