BERANDA :

Kamis, 30 November 2017

Polisi amankaan pelajar yang tawuran, Berikut Celurit , parang , Samurai



Jajaran Polsek Cikupa Polresta Tangerang meengamankan 21 pelajar yang terlibat tawuran di Jalan Raya Seraang KM 15, Pasar Cikupa. Dari tangan para pelajar yang berasal dari dua sekolah di Kecamatan Balaraja itu, Turut di amankan beberapa senjata tajam.

''peristiwa itu tentu saja merupakan keprihatinan kita bersama, sebab tawuran kemarin bukanlah peristiwa pertama. Selain itu, yang juga membuat kita prihatin adalah karena berita-berita minor tentang pendidikan masih saja ada,'' kata Kapolresa Kota Tangerang Sobilul Alif di Tangerang, Kamis (30/11/2017).

''Kami juga menyita berbagai jenis senjata tajam, parang, golok, celurit. Itu ada puluhan ,'' Imbuh Dia.

Menurut Sobilul, upaya penanganan tawuran bukan hanya tanggung jawab kePolisian. Penanggulangan tawuran terutrama yang bersifat preemtif dan preventif, hendaknya mengingatkan komitmen semua pihak. Kepolisian, pemerintah daerah, kalangan pendidikan, pihak sekolah, dan masyarakat harus bersinergi agar peristiwa tawuran tidak terjadi lagi.

''Selain prihatin, kita juga malu. Saat pelajar di Jepang sedang sibuk mempersiapkan kompetisi robot. Disini beberapa pelajar malah sibuk menyiapkan rencana tawuran,'' kata dia.

Rasa prihatin dan malu itu, lanjut dia, adalah yang sama-sama dirasakan. Untuk itu Komitmen semua pihak harus di perkuat untuk mencegah adanya tawuran.


''Siang ini, rencananya saya akan memanggil orang tua dan pihak sekolah yang pelajarnya diamankan di mapolres Tangerang. Saya juga akan berkordinasi dengan pihak pendidikan dan kepala Dispora Kabupaten Tangerang untuk sama-sama memberikan atensi terkait persoalan ini,'' ujar Dia.

Langkah itu sebagai bentuk pembinaan karena tawuran pelajarsudah sangat meresahkan. Juga sebagai antisipasi dan komitmen bersama agar peristiwa tawuran tidak terulang dan memakan korban.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar