Rabu, 01 November 2017

Pria Jepang membunuh dan memperkosa 8 dari 9 korbannya


Tidak hanya membunuh, Pria jepang Takahiro Shiraishi juga memutilasi para korbannya, lalu menyimpannya disejumlah kotak pendingin di Apatermenya. Sebenarnya apa motif Shiraishi melakukan aksi keji ini.?

Kepolisian Jepang telah menagkap Shiraishi (27) setelah mendapat temuan mengerikan didalam apartemennya di Zama, pinggiran Tokyo, awal pekan ini. Temuan mengerikan itu terdiri dari sembilan jenazah termutilasi termaksud dua potongan kepala manusia. Potongan tubuh beberapa manusia itu ditemukan didalam sejumlah kotak pendingin dan kotak perkakas yang tersebar di apartemennya.

Dituturkan sejumlah sumber yang memahami penyelidikan kasus ini, Shiraishi mengaku telah membunuh dan memutilasi sembilan orang. Shiraishi menyebut korbannya terdiri dari delapan wanita
yang berusia belasan hingga 20- an tahun dan satu peria yang berusia 20 tahun.

Shirashi juga mengakuh telah 'menyerang'  delapan wanita yang menjadi korbannya. Istilah 'Menyerang' meeupakn tindakan halus untuk tindakan seksual.

Terhadap satu korban yang berjenis kelamin laki-laki, Shiraishi mengatakan terpaksa membunuh pria itu karena melaporkan kehilangan kekasih, yang telah terlebih dahulu dibunuh Shiraishi. Kekasih pria itu, yang merupakan korban pertama Shiraishi, dibunuh pada akhir Agustus lalu. Beberapa saat setelahnya Shiraishi membunuh Pria itu. karena dia terus menanyakan keberadaan kekasihnya.

Motif sebenarnya Siraishi membunuh delapan korban lainya masih belum jelas. Namun media Jepang. Kyudo News, melaporkan telah memberi tahu ayahnya pada juni lalu, bahwa hidupnya tidak lagi berarti.Saat itu, Shiraishi juga mengatakn dirinya tidak mempunyai alasan hidup.

''Tidak ada makna dalam kehidupan ini,'' ucap Shiraishi saat itu, seperti dilansirAFP'' saya tidak tahu untuk apa sya hidup,''imbuhnya.

Shiraishi memiliki saudara perempuan yang tinggal dengan ibu nya. Ayah nya sendiri diketahui mengelola bisnis terkait mobil.

Shiraishi perna berkerja paryh waktu dalam lingkaran porstitusi di shinjuku. Antara april 2009 himgga juli 2011. dia bekerja disupermarket. Setelah berhenti dari supermarket, dia mencari pekerjaan lain melalui badan penempatan kerja namun tidak perna masuk kerja. Dia pernah ditangkap Februari lalu, atas tuduhan terlibat kejahatan berencana namun dijatuhi vonis percobaan.

Secara terpisah, media Inggris Mirror, menyebut Shiraishi telah mengaku kepada Polisi bahwa aksinya ini didasari oleh dorongan untuk memperkosa korban dan beberapa didasari motiv uang. Disebutkan Mirror, Shiraishi mencuri uang 500 ribu Yen (Rp58 juta) dari salah satu korbannya. Namun laporan Mirror ini belum bisa di konfirmasi kebenarannya.

Kepolisian Jepang belum bisa memberikan penjelasan rincian dugaan motif Shiraishi.


www.winnipoker.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar