Jumat, 10 November 2017

Salah satu perampok bermodus Razia di jalanan di tembak mati petugas


Jajaran Polda Metro Jaya menangkap komplotan Perampok yang mengaku sebagai Polisi berinisial K alias Mari (37), RA(29), dan R (47). Dalam aksinya, ketiga Polisi gadungan itu merampas barang berharga milik korban.

Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan mengatakan, pihaknya menembak mati satu pelaku yang menjadi pentolan Komplotan perampok itu, yaitu K alias Mari karena melawan saat penangkapan.

Pada malam kemarin pelaku pelaku menggunakan mobil minibus membuntuti korba MS, yang mengendarai mobil damp truck yang baru masuk masuk pintu tol Pluit, Jakarta Utara, menuju arah Bandara,'' ujar Hendy dirumah sakit Polri, Jakarta Timur.

Kemudian,lanjut Hendy, mobil pelaku meyoroti lampu ke arah  mobil Korban, sebagai isarat agar korban menghentikan laju kedaraanya. Korban pun berhenti  dan Mari langsung menodongkan senjata api kearah korban, dengan menuduh korban membawa narkoba.

''korban dibawa kedalam Minibus hitam, duduk dibangku tengah. pelaku meminta hp korban untuk diserahkan, setelah itu korban di ikat kedua tangannya menggunakan lakban,'' kata korban.

Setelah itu, lanjut Hendy, Mari membawa mobil dump truck milik korban. Sedangkan, didalam Minibus korban di aniyaya oleh pelaku berisial RA dengan potongan besi pipa, hingga mengalami luka robek di bagian kepala.

Menurut Hendy, karena korban mengalami pendarahan dibagian kepala, pelaku RA menurunkan korban di Tol Pluit.

''Pelaku terus berjalan, dan RA ini memberi tahu( rekannya ) kalau korban ssudah di turunkan.Mereka pun menuju bandara Soetta,''

Korban kemudian mencari bantua dan dibawa seorang warga kerumah sakit, serta melaporkan kejahatan tersebut ke Polsek Metro penjaringan.

''Pada besok kami Back up, dan kami tangkap pelaku disekitar bandara. Satu pelaku kami tindak tegas sampai tewas, karena mengancam dengan Pistol rakitan yang dibawa,''Hendy mamungkasi.

www.winnipoker.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar