Minggu, 03 Desember 2017

BNN mengatakan pesisir Banten rawan penyelundupan Narkoba





Pantai pesissir Banten rawan dijadikan jalur penyelundupan Narkoba jaringan Internasional untuk masuk ke Pulau Jawa. Alasannya, pengamanan petugas patroli laut tidak begitu ketat dikawasan ini.

kepala Bidang Rehabilitas Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten AKBP Agus Mulyana mengatakan,  pantai pesisir banten yang masuk dalam kategori rawan penyelundupan narkoba internasional mulai dari pantai Tangerang,Anyer, Labuan,Binuangeun dan Bayah.

Bahkan, tahun 2017 tim gabungan Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya dan Polresta Depok berhasil manangkap penyelundupan Narkoba jenis Shabu seberat satu ton dari China.

''Mereka para Bandar narkoba jaringan Internasional memanfaatkan jalur pesisir Banten karena pengamanan tidak begitu ketat dibandingkan melalui Bandara Soekarno-Hatta,'' ujar Agus Mulyana di lebak Banten.

Untuk mencegah penyeludupan narkoba BNN provinsi Bantenmelakukan sosialisasi kepada nelayan yang ada di pantai pesisir provinsi itu.

''Kami minta nelayan tidak mudah tergiur jika warga asing menyuruh jasa untuk mengangkut barang yang belum diketahuinya,''kata Agus mulyana.

Dia mengatakan, peredaran Narkoba di Provinsi Banten Tahun ke Tahun meningkat karena lokasinya sangat strategis dan terdapat pantai yang luas.

Saat ini, Provinsi Banten masuk dalam katagori daerah rawan peredaran Narkoba dengan peringkat ke 14 tingkat Nasional. Para pengedar Narkoba yang telah dilakukan rehabilitas sebanyak 253 orang berlokasi di sekolah polisi negara Mandalawangi, Pandeglang.

Mereka selama dalam rehabilitas mendapat pembinaan kepribadian, kemandirian, keterampilan dan lainnya.

Dengan pembinaan ini, diharapkan mereka setelah kambali ke masyarakat dapat hidup mandiri dan berkarya serta tidak lagi bersentuhan dengan Narkoba.

''Saya kira rehabilitas Narkoba ini menjadi tugas pemerintah dari empat juta orang itu, kalau Indonesia ingin bebas Narkoba, sumber masalah itu adalah penyalagunaan,'' kata Agus Mulyana.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar