BERANDA :

Jumat, 15 Desember 2017

China Mengakui Yerusalem Timur Ibu Kota Palestina


Kata kunci : China beraksi atas keputusan Persiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu kota Israel. Beijing mnyerukan pembentukan sebuah Negara Palestina Merdeka berdasarkan garis-garis tapal batas 1967 dengan Yerusalem Timur sebagai Ibu kotanya. Demikian laporan media pemerintah, Xinhua pada Kamis 14 Desember 2017.

''China memahami kekhawatiran negara-negara Islam tentang Yerusalem,'' ujar juru bicara kementrian Tiongkok, Lu kang, seperti dikutip dari Haaretz pada Jumat (15/12/2017) seraya menambahkan bahwa pihaknya menyeruhkan sebuah resolusi bagi persoalan tersebut sesuai dengan resolusi PBB yang relevan dan konsesus internasional.

Seperti Dilansir Daily Sabah yang mengutip kantor berita Anadolu, Lu kang mengekspresikan sikap China tersebut setelah diadakannya KTT luar biasa OKI di Istanbul, Turki, Kemarin.

Selain itu China juga menghimbau agar peembicaraan Palestina dan Israel dilakukan dalam waktu dekat untuk memberikan ruang untuk penyelesaian konflik.

Pernyataan Kementrian Luar Negri China tersebut disampaikan sepekan setelah delegasi Tiongkok membatalkan perjalanannya ke Israel menyusul pengakuan Trump atas Yerusalem Sebagai Ibu kota Israel

Pasca-pengumuman kontroversial Trump terkait Yerusalem Tersebut, kedutaan besar China Telah merilis Trevel warning yang berlaku hingga 10 Januari 2018.China dilaporkan prihatin dengan situasi ke amanan saat ini dan berharap bahwa hal tersebut tidak akan berdampak pada program investasinya ke Israel.

Sumber dari : Liputan6

Tidak ada komentar:

Posting Komentar