Minggu, 03 Desember 2017

Hasil Survei Orkesta, Elektabilitas Gerindra menyalip PDIP


Organisasi Kesejahteraan Rakyat (Orkestra) melakukan survei elektabilitas partai politik jelang pemilu 2019. Elektabilitas Grindra unggul di 15,2% dari PDIP.

''Elektabilitas parpol tertinggi 15,2% Gerindra, kedua PDIP sebesar 12,6 % Demokrat 7,4 %, dan Golkar 7,3 % '' kata ketua umum Orkestra Poempida Hidayatullah dalam diskusi ' Evaluasi kinerja Pemerintah dan Mengukur Elektabilitas Capres' di Gado-gado Boplo, Gondangdia, Jakarta Pusat, Minggu dini hari.

Menurut Poempida, hasil survei Gerindra yang lebih unggul tersebut dapat berimpliksi pada pelaksanaan Pemilu 2019 asal bisa menjaga ritme politik.

''Jika tidak ada kesalahan besar yang dilakukan oleh Gerindra dan mampu merawat basis pendukung, sementara tidak ada inovasi yang dibuat oleh paartai lain, Gerindra akan menjadi pemenang Pemilu,''ujarnya.

Pada hasil survei, Poempida menyebut elektabilitas Golkar merosot dratis dari tahun 2014. Polemik di Internal Golkar menjadi salah satu pengaruh menurunnya elektabilitas Golkar.

''Yang menarik dari temuan Survei adalah jebloknya elektabilitas Golkar tinggal 7,3 %. Polemik dualisme di tubuh Golkar dan kepemimpinan Setya Novanto yang tersandra kasus KPK cukup berpengaruh terhadap elektabilitas Golkar saat ini,'' tuturnya.

Orkestra melakukan Survei kepada 1300 responden di 34 provinsi di Indonesia. Survei diambil mulai tanggal 6 November sampai 20 November 2017 dengan menggunakan metode multi stage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95% dan margin of error + 3%.

Responden adalah penduduk Indonesia Berusia minimal 17 tahun yang menjawab sesuai yang ada dipikirannnya (top of mind). Wawancara dilakukan langsung secara tatap muka dengan panduan dengan panduan kuisioner oleh surveyor yang tersebar diseluruh provinsi.

Berikut elektabilitas paratai politik menurut Orkestra.

1. Gerindra 15,2 %

2. PDIP 12,5

3. Partai Demokrat (PD) 7,4 %

4. Golkar 7,3 %

5. PKS 5,8%

6. PKB 5,4 %

7. PPP 3,4 %

8. PAN 3,3 %

9. Nasdem 3,3 % 

10. Perindro 2,9 %

11. Hanura 2,4 %

12. PSI 2,0 %

13. PKPI 1,8 %

14. PBB 1,6 %

15. Tidak Tahu 25,6 %

Tidak ada komentar:

Posting Komentar