BERANDA :

Kamis, 14 Desember 2017

Media ternama di AS mengatakan Trump tidak pantas memimpin Amerika


Kata kunci : Surat kabar ternama Amerika Serikat (AS) USA Today, menyerang Persiden AS Donald Trump lewat aditorial bernada menghina. Trump disebut tidak pantas untuk membersihkan toilet di perpustakaan Barack Obama atau menyemir sepatu George W Bush.

USA Today merupakan salah satu surat kabar dengan sirkulasi terbesar AS. Surat kabar ini merilis editorial soal Trump setelah dia 'menyerang' seorang senator wanita dari Partai Demokrat, Kristen Gilibrand, yang meminta Trump mundur terkait dugaan pelecehan seksual yang menyeretnya.

Dalam serangannya via Twitter, Trump menyebut Gilibrand pernah datang kepadanya 'memohon'kontrubusi untuk itu.Komentar Trump itu dinilai merendahkan wanita.

''Apakah prilaku rendahan Trump akan mencapai titik paling rendah?'' Demikian bunyi headline editorial USA Today seperti dilansir AFP Kamis (14/12/2017).

''Dengan kicauan terbarunya, jelas mengisyarakat bahwa seorang senator Amerika Serikat akan melakukan aksi seks untuk dana kampenye, Presiden Trump telah menunjukan dia tidak pantas menjabat,''sebut editorial USA Today itu.

''Titik terendah tidak menjadi halangan bagi seorang Presiden yang selalu bisa melakukan hal rendahan lainnya,'' imbuh USA Today yang tidak biasanya merilis editorial bernada keras semacam ini.

"Seorang Persiden yang menyebut Senator Kristen Gilibrand sebagai pelacur, tidak pantas membersihkan toilet-toilet di perpustakaan kepersidenan Barack Obama atau menyemir sepatu-sepatuGeorge W Bush,'' tulis USA Today merajuk kepada Dua Persiden sebelum Trump.

Dalam editorial ini juga disebutkan sejumlah tidakan-tindakan Trump yang dianggap sebagai pelanggaran, termaksud dukungannya untuk kandidat Senator Alabama Roy Moore yang terssat skandal pelecehan seksual.

USA Today juga mendata pernyataan-pernyataan Trump yang dianggap salah besar, meyesatkan, memech belah dan tidak etis diucapkan oleh seorang Persiden AS.

Sumber dari : detik.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar