BERANDA :

Minggu, 10 Desember 2017

Mentri Pertahanan Israel, Inginkan Protes warga Palestina Berakhir

Menhan Israel Ingin Aksi Protes Warga Palestina ke Trump Berakhir

kata kunci : Mentri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman ingin aksi protes warga Palestina atas kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump segera berakhir. Aksi tersebut menyusul kebijakan Trump yang meengakui Yerusalem sebagai Ibukota Israel.

''Harapan kami adalah semuanya tenang dan kita semua kembali ke kehidupan yang normal tanpa keributan dan tanpa kekerasan,'' kata Lieberman dalam wawancara di sebuah radio, Minggu dini hari (10/12/2017).

Sebelumnya bentrokan terjadi antara pengunjuk rasa dari Palestina dan pasukan pengamanan Israel usai melakukan ibadah solat Jumat disekitar wilayah Yerusalem, pada Jumat (8/12) waktu setempat. Satu orang warga Palestina berusia 30 tahun tewas tertembak dan 200 orang terluka akibat bentrokan di wilayah Gaza dan yerusalem tersebut.

Selain itu pertarungan singkat juga terjadi di pintu gerbang Damaskus menuju Kota tua Yerusalem, tempat para demonstran meneriakan slogan-slogandan mengangkat bendera Palestina tinggi-tinggi.

di hari berikutnya (9/12) sebuah roket kembali di tembakan dari jalur Gaza dan jatuh di Kota Sderot, Asrael bagian selatan. Israel membalas serangan itu dengan serangan udara ke target-target Hamas di dekat perbatasan Israel dengan Gaza. serangan Israel tersebut setidaknya melukai 25 orang di Gaza.

Serangan roket ini merupakan serangan ketiga sepanjang Jumat (8/12) waktu setempat dan serangan kedua sejak Persiden AS Donald Trump mengajui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel pada Rabu (6/12). Keputusan kontrovesial itu memicu protes keras di Palestina, Termaksud Gaza.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar