Selasa, 05 Desember 2017

Polisi menangkap seorang yang menghina Rizieq Shihab




Polisi Telah mengamankan pria berinisial AS yang diduga menghina pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab melalui media sosial. Dia diamankan lantaran dikhawatirkan bakal menjadi korban amukan massa.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Tahan Marpaung membantah AS ditangkapa dan diserahkan ke Polisi oleh Ormas tertentu. Menurut dia, AS diserahkan oleh tetangganya sendiri.

''Itu yang ngamanin orang masjid, tetangganya, dibawa ke Polsek (Kemayoran).Dari Polsek dibawa kesini(Polres Jakpus). Tidak ada orang FPI atau bang Japar,'' ujar Tahan saat dikonfirmasi.

Saat ini, lanjut Tahan, AS masih berada di kantor Polisi hingga waktu yang belum ditentukan. Polisi juga belum memproses kasus yang dituduhkan. Sebab, Kasus penghinaan harus dilaporkan oleh korbannya.

''Tidak ada laporan dan tidak ada  pelapor (terkait dugaan penghinaan Rizieq),'' kata dia.

Polisimenegaskan tidak ada tindakan persekusi dalam perkara tersebut. Menurut tahanan, As diserahkan ke polisi lantaran terdapat pesan berantai kelompok tertentu tengah mencari dia. Hal ini terjadi untuk menghindari terjadinya persekusi dan amuk masa.

''Kalau dipersekusi itu jadi korban ya. Cumaan enggak dikeroyok, nggak ada (persekusi),''ucap Tahan.

Hal beberapa disampaikan Direktur Lembaga Bantuan Hukum kebangkitan Jawara dan pengacara (LBH Bang Japar), Djudju Purwantoro. Menurut dia, AS diamankan oleh anggota banng Japar jakarta pusat dan FPI untuk diserahkan ke Polisi.

''Ditangkap anggota Bang Japar Jakpus bersama seorang anggota FPI,'' ucap Djuju melalui keterangan tertulisnya.

Penangkapan tersebut dilakukan dikawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. AS ditangkap lantaran diduga menghina Rizieq melalui akun facebooknya.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar