Jumat, 01 Desember 2017

Seorang Remaja 17 tahun, ingin memperkosa seorang Bidan






Tingkah remaja berinisial AN (17) di Kabupaten kampar, Riau, ini tak patut ditiru. Remaja tanggung ini nekat mencoba memperkosa seorang bidan.

Kapolres Kampar AKBP Deni Okvianto mengatakan peristiwa percobaan pemerkosaan dengan kekerasan ini terjadi di Klinik Jalur 4 Dusun III, Desa Hangtuah, Kec Perhentian Raja, Kab Kampar, pada Kamis(30/11) malam. Diceritakan Deni bidan korban percobaan pemerkosaan oleh AN berinisial MF (22), yang memang bekerja di klinik tersebut. Mulanya MF bangun untuk melaksanakan Solat Tahajud.

''Tiba-tiba dia melihat ada seorang masuk lewat jendela kamarnya. Dia melihat orang yang masuk, AN, yang dikenalnya pemuda setempat''.

Pada saat masuk, Dia langsung meemeluk MF yang sedang dalam posisi tidur. Korban melawan dan memberontak.

''Karena korban terus memberontak pelaku sempat memukul bagian belakang leher korban sebanyak tiga kali. Korban berteriak meminta tolong, tapi pelaku semangkin brutal,'' kata Deni.

Masih berdasarkan keterangan Deni, AN masuk ke kamar MF sembari memegang Parang ditangan kirinya. Gagang parang itu pun sempat dipukulkan AN keleher MF dengan harapan korbannya pingsan. Walau dipukul beberapa kali MF tidak juga pingsan, Akhirnya terjadi dialog diantara korban dan pelaku.

 ''Apa mau kau,'' kata korban.

''Aku mau memperkosamu,'' jawab pelaku.

Lagi-lagi pelaku memukul bagian belakang korban. Malah parangnya berusaha menikam perut korban. Tapi usaha itu gagal karena korban berusaha mengelak.

Hampir 30 menit usaha AN memperkosa korban namun tak kunjung berhasil. Korban gigi mempertahankan dirinya, kembali terjadi Dialok di antara mereka.

''Pergilah kau aku tak akan teriak,'' kata MF.

Atas permintaan itu akhirnya AN kabur meninggalkan MF. Upaya pemerkosaan itu pun gagal. Niat keji sang remaja itu pun kandas.

''Setelah itu korban memanggil rekannya yang sama-sam tinggal diklinik tersebut. Peristiwa itu pun akhirnya dilaporkan ke warga ,'' kata Deni.

Atas laporan tersebut, kata Deni, Kapolsek Perhentian Raja Iptu Asmardi bersama Anggotanya langsung melakukan peenagkapan terhadap pelaku. ''Pelaku ditangkap dirumahnya dini hari juga. Saat ditangkap pelaku lagi tidur. Setelah di introgasi akhirnya pelaku mengakui perbuatannya. Kini pelaku sudah kita amankan,'' kata Deni.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar