Jumat, 08 Desember 2017

Wakil Persiden AS. Tidak disambut di Palestina.

Palestina Tak Akan Sambut Wapres AS, Ini Kata Gedung Putih

Gedung Putih mengingatkan bahwa pembatalan rencana pertemuan antara persiden Palestina Mahmud Abas dan wakil Persiden AS Mike Pence akan kontraproduktif.

Peringatan ini disampaikan ditengah indikasi bahwaa Abbas mungkin bakal membatalkan rencana pertemuan di bulan ini, menyusul ppengumuman persiden Donald Trump soal pengakuan resmi AS atas Yerusalemsebagai ibu kota Israel.

''Pance masih berencana untuk berencana bertemu Abbas sesuai jadwal dan yakin bahwa akan kontra produktif baginya untuk membatalkan pertemuan itu,'' kata seorang pejabat Gedung Putih seperti dilansir salah satu berita AFP, Jumat dini hari.

Pance dijadwalkan berkunjung ke Mesir, Israel dan Palestina pada pertengahan September mendatang. Kunjungan ini dilakukan atas kecaman Dunia mengenai pengumuman Trump atas Yerusalem.

Jibril Rajoub, anggota senior partai pimpinan Abbas, mengatakan bahwa Pance tak akan disambut di Palestina. Rajoub juga mengisaratkan bahwa Abbas tak akan bertemu dengan Pance.

''Dan Presiden Abbas tak akan menyambut dia dikarenakan stetmen-stetmen yang dia buat mengenai Yerusalem,''kata Rajoub.

Persiden Abbas belum menyampaikan komentarnya dan kantornya juga belum mengeluarkan pernyataan mengenai rencana pertemuan dengan Pance.

Pengakuan Trump mengenai Yerusalemsebagai ibu kota Israel talah memicu aksi-aksi protes warga Palestina. Bahkan kelompok Hamas menyeruhkan Rakyat palestina untuk melakukan Intifada atau pemberontakan terhadap Israel. Sejumlah toko Palestina telah menuatakan bahwa kini mereka tak menganggap AS sebagai penengah yang jujur dalam proses perdamaian

Tidak ada komentar:

Posting Komentar