Selasa, 02 Januari 2018

Gara-gara cemburu Siswi dibunuh mantan pacar di malam tahun baru

Cerita Tragis Siswi SMK Dibunuh Mantan Pacar di Malam Tahun Baru

Kata kunci : Siswi SMKN Pontianak Lie Chu alias Vela (17) tewas ditangan mantan pacaranya Bun Jun Tjoi alias Achoin (27). Aksi nekat itu dilakukan Achoi lantaran cemburu Vela sudah dekat dengan pria lain.
Peristiwa pembunuhan itu terjadi pada malam Tahun Baru. Peristiwa pembunuhan itu sendiri terungkap dari telepon Achoi kerekannya yang bernama Indra pada 1Januari 2018, pukul 01.30 Wita.

''Dalam pembicaraan melalui via telepon Achoi minta maaf bahwa ia telah membunuh Lie Chu alias VELA dan juga meminta memberi tahu keluarganya agar mengecek korban,'' ujar Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol Muhammad Husni Ramli dalam keterangannya, Selasa (2/1/2018).

Setelah mendapatkan telepon itu, Indra kemudian menghubungi kakak korban yang bernama Amin. Keduanya kemudian mengecek kerumah Vela di Jalan Kebangkitan Nasional, Siantan Hulu, Pontianak Utara.

''Selanjutnya Indra bersama Amin mendatangi TKP. Kemudian pintu depan didobrak oleh Amin yang saat itu pintu terkunci dari dalam,''kata Husni.

Saat itu Vela ditemukan dikamarnya dengan kondisi tak bernyawa. Saat ditemukan Vela dalam kondisi terlentang dengan leher terjerat tali tas berwarna hitam.

''Korban ditemukan dalam keadaan terbaring terlentang dan leher terjerat tali tas berwarna hitam, dan diduga korban sudah tidak bernyawa,''ujarnya.

''Diduga pelaku menjerat leher korban dengan menggunakan baju Sweater dan tali tas warnah hitam hingga korban meninggal dunia,''terang Husni.

Achoi sempat berusaha melarikan diri dari kejaran polisi. Oleh karenanya, Polisi menembak salah satu kaki Achoi agar tak lari.

''Saat dilakukan penangkapan diduga pelaku berusaha melarikan diri dan diberikan tindakan tegas dengan melumpuhkan menembak kaki pelaku dan selanjutnya pelaku dibawak ke Pontianak,''ujar Husni.

Oleh Polisi, Achoi kemudian dibawa kee RS Anton Soejarwo Polda Kalbar untuk mendapatkan perawatan medis. Saat ini Achoi masih diperiksa intensif di Mapolresta Pontianak Kota.

Jenazah Vela dibawa dari TKP pembunuhan

Achoi dijerat dengan pasal 338 KUHP tantang pembunuhan, jo 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan jo UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Achoi terancam hukuman seumur hidup.

Sumber dari : detik.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar