Minggu, 15 April 2018

Sepasang ABG mendaftar ingin jadi pengantin : Orang tua kemana?

ABG Daftar Jadi Calon Pengantin, Kabid PPPA Bantaeng: Seharusnya Pernikahan Ini Tidak Terjadi

Kata kunci : Pernikahan pasangan anak di bawah umur di Bantaeng yang saat ini sedang banyak di perbincangkan menuai sorotan.
Salah satunya datang dari Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Dinas PMDPPPA Bantaeng, Syamsunir Malik.

Menurutnya, pernikahan kedua anak ini seharusnya tidak terjadi, sebab usia pria masih 15 tahun 10 bulan dan wanita masih 14 tahun 9 bulan.

''Saya mengecam pernikahan kedua anak ini. tidak terjadi karena keduanya seharusnya masih menjalani pendidikan,''ujar Syamsuniar kepada Tribun.com Minggu (15/42018)

Apalagi, calon pengantin (catin) wanita pun diketahui masih duduk di bangku kelas dua pada salah satu SMP di Bantaeng.
 
Sehingga, meskipun telah mendapat Dispensasi atas pengajuan nikah di pengadilan Agama (PA) Bantaeng, Syamsuniar masih menyayangkan jika pernikahan keduanya harus terjadi. 

''Anak ini masih butuh pendidikan, saya betul-betul sangat menyayangkan jika pernikahan keduanya harus terjadi.

''Anak ini masih butuh pendidikan, saya betul-betul sangat menyayangkan jika keduanya harus menikah dengan usianya yang masih sangat dini itu,''tambahnya.

Peran serta semua pihak pun kata dia harus terjalin untuk mengantisipasi terjadinya hal serupa.

Termaksud peran aktif Pusat Pembelajaran keluarga (Puspa) antara Pemkab Bantaeng dengan pihak Pengadilan Agama Bantaeng.

Hal ini agar pernikahan dini tidak terjadi. Serta memberikan bimbingan pendamping demi masa depan anak yang lebih cerah.

Seperti di ketahui, pasangan sejoli di Bantaeng yang usianya masih dini telah mengikuti Bimbingan Perkawinan (Bimwin) di kantor KUA, Kecamatan Bantaeng, Kamis (12/4/2018).

Pengajuan berkas keduanyapun sempat di tolak pihak KUA setempat dengan mengeluarkan blanko N9 (penolakan pencatatan).

Namun proses pencatatan tidak boleh ditolak lagi setelah keduanya mengantongi dispensasi dari Pengadilan Agama Bantaeng.

Sumber dari : tribunews

Tidak ada komentar:

Posting Komentar