Senin, 14 Mei 2018

Tetangga : Mereka keluarga Berkecukupan

Keluarga Bomber Gereja Dikenal Berkecukupan, akan Bangun Toko

Kata kunci : Selain aktivitasnya tak mencurigkan tetangga, Dita Oepriarto (47) dan istrinya, Puji Kuswati (43), terduga pelaku peledakan bom di 3 gereja Surabaya, dikenal sebagai orang bercukupan. Dia memiliki usaha distrubutor herbal.

Detail dan bentuk rumah Dita tak dapat terlihat karena barikade polisi. Garis polisi terpasang di Jarak yang cukup jauh. Yang jelas,  perumahan Wisma Indah, Wonorejo Asri, Rungkut, Surabaya, tempat tinggal Dita dan keluarga, termasuk kompleks yang di huni kelas menengah. Dita menepati sejak 2010. Statusnya milik pribadi, bukan kontrakan.

''Lumayanlah kalau materi,'' kata Unjung yang tinggal di Blok J, Senin (14/5/2018).

''Ambil contoh rumah sekitar sini paling murah sekitar Rp 600 juta,'' tambah ujang.

Dita diketahui tengah membangun toko yang terletak tak jauh dari rumahnya. Lokasinya di pinggir jalan dan termaksud kawasan strategis.

''Untuk tanah sendiri di sini sudah lumayan harga permeternya,''ungkapnya.

Informasi yang di himpun,  dua anak perempuan Dita yang ikut dalam pengeboman yang bersekolah di sekolah swasta di Surabaya. Dita sendiri lulusan SMA favorit di Surabaya dan alumnus perguruan tinggi.

Dita, istri dan 4 anaknya tewas dalam ledakan bom. Saat rumahnya di geledah, ada 4 bom di kamar depan yang kemudian di ledakan polisi. Sejumlah barang seperti Toples, bahan-bahan pembuat bom, dan dokomen disita.

Dalam keterangannya, Minggu (13/4), Kapolri Jendral Tito Karnavian menyebut Dita sebagai pimpinan Jamaah Ansarut Daulah (JAD) di Surabaya. JAD merupakan pendukung ISIS di Indonesia. Serangan di Geraja Surabaya di duga sebagai pembalasan penangkapan pemimpin mereka di Indonesia dan efek kekalahan ISIS di Timur Tengah

 Sumber dari : detik.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar