BERANDA :

Kamis, 07 Juni 2018

Tiga Pria Pengikut aliran sesat tega menghabisi keluarganya



Kata kunci : Tiga pria diduga pengikut aliran sesat tega menghabisi nyawa tiga anggota keluarganya.

Pembantaian itu terjadi di Mandailing Natal ( Madina ), Sumatera Utara,

 Ketiga pelaku masih berhubungan keluarga, Yakni Almahdi alias Mahdi Alias AM, Buyung alias B, dan mukmin alias MK, warga lubuk Kancah, Ranto Baek, Madina.

Berdalih setelah mendapat perintah lewat bisikan gaib, mereka menghabisi anggota keluarganya.

Seorang bayi dibuang dan di hanyutkan di sungai dua korban lainnya dibunuh, kemudian pakaiannya dilucuti sampai telanjang bulat.

Diduga Pelaku Almahdi alias Mahdi alias AM menganut aliran sesat yang pernah di anut oleh almarhum ayahnya Jalaludin.

Dugaan tersebut diungkapkan oleh Kapolres Madina AKBP Irsan Sinuhaji.

Banyak penyimpangan pelaksanaan ibadah oleh pendiri aliran sesat almarhum Jalaludin.

Satu diantaranya dalam menentukan kiblat untuk salat. Umat Islam menentukan arah kiblat umumnya mengacu pada arah Kabah.

Sedangkan kelompok ini berbeda.

Kemudian, ibadah salat dilakukan setelah menunggu bisikan dari 'Malaikat Djibril'

Jika tidak ada bisikan, maka belum boleh menunaikan salat.

Bahkan saat itu pemerintah daerah, MUI dan kepolisian datang kelokasi pesantren Jalaludin. untuk meluruskan.

Akhirnya Jalaludin menyadari dan berjanji kembali ke jalan yang benar menurut syariat Islam.

Dua Bulan berlalu, setelah di kunjungi MUI  dan kepolisian Jalaludin akhirnya meninggal dunia.

Pasca dikunjungi Januari silam hingga sebulan pembunuhan kemarin terjadi, pemerintah daerah tidak pernah lagi mendengar ada penyimpangan-penyimpanganyang terjadi di pesantren tersebut.

Pasca meninggalnya Jalaludin, anaknya bernama Almahdi Alias Mahdi AM, menyatakan dirinya sebagai titisanyang meneruskan ajaran dari orangtuanya.

Sumber dari : tribunsnews

Tidak ada komentar:

Posting Komentar