BERANDA :

Minggu, 03 Juni 2018

Razan Najjar Medis yang di tembak mati oleh militer Israel



Kata kunci : Kematian Razan al-Najjar, wanita Palestinayang ditembak tentara Israel membuat dunia terbuka.

Dilansir dari Trinbun Jabar, ribuan orang tumpah ruah di jalan Gaza pada Sabtu kemarin.

Mereka mengantar Jasad Razan Najjar, paramedis yang tewas setelah ditembak tentara Israil sehari sebelumnya.


Isak tangis pun mengiringi perjalanan mengantarkan Najjar ke Pristirahatan terakhirnya.

Terlihat Pula beberapa para medis berseragam putih memegang bendera Palestina dan Foto Najjar.

Di sana ada ayah Najjar yang berjalan memegangi seragam putih sang Putri.

Seragam itu awalnya Putih bersih tapi kini dipenuhi darah Najjar.

Ya seragam tersebut digunakan saat Najjar meregang nyawa di Jalur Gaza.


Saat peristiwa penembakan itu terjadi, Najjar berada 100 meter dari pagar dan sedang membalut Pria yang terkenak tabung gas air mata.

Pria tersebut kemudian di bawak ke ambulans.

Tiba-tiba saja suara tembakan terdengar dan Najjar terjatuh ke Tanah.

Ia tertembaka di bagian dada saat berada di antara pengunjuk rasa.

Padahal, Najjar telah memakai seragam Putihyang menandakan petugas medis.


Namun tentara Israel tetap tak pandang bulu menembaki ke arah pengunjuk rasa tersebut.

Najjar tiba di rumah sakit dengan kondisi yang sangat serius.


Najjar merupakan orang ke 119 yang tewas sejak protes great Retrun March yang di mulai di bulan Maret.

Kematian Najjar merupakan satu-satunya kematian yang terdaftar hari Jumat.

Seorang juru bicara militer, letnan Kolonel Jonathan Conricusmengatakan bahwa dirinya mengetahui laporan tersebut.

Tetapi tetap saja tidak langsung berkomentar mengenai keadan tersebut.

Sebagai petugas media darurat sukarela, ia pernah mengatakan bahwa dirinya ingin membuktikan bahwa perempuan memiliki peran dalam Masyarakat konservatif Gaza

''Menjadi tenaga medis bukan hanya pekerjaan untuk seorang pria, tetapi untuk wanita juga,''

Sumber dari : Trinbuns

Tidak ada komentar:

Posting Komentar