BERANDA :

Jumat, 16 November 2018

Penggalangan dana'' Perekam Kepsek Mesum Dipenjara' Tembus Rp 192 Juta!

Koin Nuril Perekam Kepsek Mesum Dipenjara Tembus Rp 192 Juta!

Kata kunci : Warga menggalang dana untuk Baiq Nuril agar lolos dari denda 500 juta. Selain itu, Nuril masih tetap terancam 6 bulan Penjara karena merekam perbuatan mesum atasannya yang juga Kepsek SMAN 7 Mataram, NTB.

Penggalangan dana dibuat di kitabisa.com. Hingga Jumat (16/11/2018) Pukul 09.30 WIB, telah terkumpul Rp 192.162.951.

''Kita kaget juga sudah sebanyak itu, '' kata inisiator penggalangan dana, Anindya Joedion saat berbincang dengan detikcom.

Yang cukup mengagetkan, Rp 192 juta terkumpul dalam tiga hari. Hal ini menandakan keresahan nasib Nuril juga dirasakan masyarakat.

''ini pertanda masyarakat resah. Selama ini dikira UU ITE hanya untuk buzzer, ternyata anggak.
Ini loh ibu Nuril cuma Staf TU SMAN bisa kena juga,'' ujar Anindya.

Penggalangan dana itu ditergetkan mencapai Rp 500 juta. Namun, penyerahan dana itu akan di kordinasikan lewat kuasa hukum Nuril. Sebab target perjuangan Nuril adalah bebas.

Kita lihat upaya hukumnya. Kalau bebas, maka uangnya diserahkan ke Bu Nuril,'' ujar Anindya.

Sebagai mana di ketahui, Baiq Nuril merekam percakapannya dengan Kepsek M tentang cerita mesum yang dilakukannya dengan atasan Nuril di bagian keuangan SMAN 7 Mataram. Tindakan perekaman itu justru membuat Nuril di berhentikan bekerja. Nuril di laporkan ke Pihak ke Polisian karena di anggap menyebarkan rekaman percakapannya dengan M.

Akan tetapi baik Nuril mengaku Bahwa dirinya merekam percakapan tersebut hanya menjaga ke utuhan hubungan keluarganya serta melindungi dirinya karena merasa dilecehkan secara seksual.

''Soalnya suami saya tahu kalau saya suka pulang larut malam. waktu itu si kecil (anak bungsu) masih menyusui. Tapi si kepala sekolah ini tetap ajak saya pulang malam,'' cerita Nuril menjelasakan alasan merekam prilaku cabul atasannya.

Belakangan rekaman rekaman itu beredar dan dia di proses. Awalnya, Nuril di Vonis bebas oleh PN Mataram. Tapi oleh MA, Nuril di vonis bersalah dan di hukum 6 bulan penjara dan denda Rp 500 juta.

Sumber dari : detik.news

Tidak ada komentar:

Posting Komentar