BERANDA :

Minggu, 28 April 2019

Viral : Beredar Video Mesum Pasien IGD RS Sanjiwani Gianyar

KataKunci : Beredar sebuah video yang memperlihatkan seorang pria dan wanita berhubungan badan di IGD.

Dikutip dari Tribun Bali, diduga video tersebut dilakukan di ruang IGD sebuah rumah sakit di kawasan Gianyar.

Mereka melakukan adegan tak senonoh di atas tempat tidur pasien dengan ditutupi oleh kain pembatas.

Perekam video merekam adegan tersebut di antara kain pembatas yang sedikit terbuka. Wanita yang direkam sempat menoleh sehingga perekam buru-buru menyembunyikan alat perekam yang dia gunakan.

Kapolres Gianyar AKBP Priyanto Priyo Hutomo mengaku masih mendalami kasus video asusila tersebut. “Kita masih dalami terkait video itu.

Di mana lokasi dan siapa yang ada di dalam video,” ujar Priyanto, Jumat (26/4/2019). Hingga saat ini belum ada saksi yang diperiksa terkait kasus tersebut.

Serta belum ada pihak yang melaporkan terkait kasus tersebut ke pihak berwajib. “Kita juga belum lakukan pemeriksaan dan penyelidikan.

Masih kita kumpulkan informasi-informasi terkait itu. Belum ada laporan juga ke kita pihak yang dirugikan atau semacamnya,” lanjutnya Priyanto.

Sedangkan, Dirut RSUD Sanjiwani Gianyar Ida Komang Upeksa membantah video tersebut terjadi di rumah sakitnya.

Ia mengatakan RSUD Sanjiwani Gianyar tak menggunakan korden warna biru dengan lis putih seperti yang diperlihatkan di video.

"Melihat dari tirainya saja, sudah bisa dipastikan bukan RSUD Sanjiwani, kami tidak ada menggunakan yang sepeti itu. Ini bisa diperiksa langsung ke rumah sakit," ujarnya.

Dia mengatakan bahwa video tersebut sudah mencoreng nama RSUD Sanjiwani Gianyar dan akan menelusuri video tersebut dan telah berkoordinasi dengan Dinas Informasi dan Komunikasi (Inkom) Gianyar.

"Kami tegaskan, video itu tidak benar dilakukan di RS Sanjiwani. Kami bersama Inkom tengah menelusuri video tersebut. Sebab ini tak hanya mencoreng nama baik Sanjiwani, tetapi juga Pemkab Gianyar, dan masyarakat Gianyar," tegasnya.

Sumber dari : trinbuns

Jumat, 26 April 2019

Berlian, Emas, dan Uang Riyal Jadi Mahar Pernikahan Muzdalifah Untuk yang Ke 4 kalinya

Berlian, Emas, dan Uang Riyal Jadi Mahar Pernikahan Muzdalifah

KataKunci : Muzdalifah resmi dipersunting kekasihnya, Fadel Islami. Berlian, logam mulia berupa emas dan uang riyal jadi mahar pernikahan mereka.

Tapi sayang, tidak diketahui secara pasti berapa jumlah karat berlian tersebut. Logam mulia berupa emas itu diketahui berjumlah 50 gram dan uang 88 riyal.

''88 riyal (jumlahnya)," ujar kakak Muzdalifah, Titi usai ijab qabul di Masjid Syamsul Huda, jalan Adisucipto, Kelurahan Belendung, Kecamatan Benda, Tangerang, Banten, Jumat (26/4/2019).

Ketika ditanya apakah ada arti dari jumlah uang tersebut, Titi tidak mengetahui secara pasti. Ia menyuruh wartawan untuk menanyakan langsung ke mempelai.

"Kalau nanya arti saya nggak tahu," tukasnya. Ini adalah keempat kalinya Muzdalifah menikah. Ia dipersunting kekasinya, Fadel islami yang berusia 15 tahun lebih muda.

Sumber dari : detik.com

Kamis, 18 April 2019

KPU Tegaskan Keunggulan Prabowo pada Web Pemilu Hanya Sementara

Komisioner Bawaslu Muhammad Afifudin (kanan) bersama Komisioner KPU Hasyim Asyari (tengah) dan Viryan Azis (kiri) menjawab pertanyaan dari wartawan terkait dugaan surat suara tercoblos di Malaysia di media center Bawaslu RI, Jakarta

Katakunci : Komisi Pemilihan Umum (KPU) menegaskan bahwa keunggulan perolehan suara Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berdasarkan data yang diunggah di laman atau web Pemilu2019.kpu.go.id bersifat sementara alias belum final.

Menurut Komisioner KPU Viryan Azis, pada malam di hari pemungutan suara 17 April 2019, kemajuan rekapitulasi formulir C-1 oleh KPU, baru di kisaran 0,5 persen saja.

 "Itu belum hasil final. Bahkan rekapitulasinya, satu persen saja belum. Itu untuk kondisi malam ini, ya," kata Viryan di Hotel Ritz-Carlton Mega Kuningan, Jakarta, Kamis, 18 April 2019.

Data akan terus diperbaharui hingga pengumuman akhir hasil rekapitulasi pada Mei. KPU terus menerima input data dari KPPS di seluruh Indonesia.

Masyarakat juga bisa mengikuti perkembangan lewat laman itu. Saat diakses, Jokowi-Ma'ruf ditunjukkan meraih 45,46 persen suara, sementara Prabowo-Sandi 54,54 persen suara. Meski demikian, kolom rekapitulasi suara dari 34 provinsi di Indonesia kebanyakan ditunjukkan belum terisi.

Sumber dari : Viva

Jumat, 05 April 2019

Pemilik Amazon Resmi Cerai, Istrinya Raup Rp 495 T dari Harta Gono-Gini

Jeff Bezos dan MacKenzie. Foto: dok. Getty Images

Katakunci : Orang terkaya dunia, Jeff Bezos, resmi bercerai dengan istrinya, MacKenzie. MacKenzie mendapatkan bagian harta luar biasa besar dari suaminya yang pemilik raksasa e-commerce Amazon itu, sekitar USD 35 miliar atau di kisaran Rp 495 triliun.

Deal tersebut memecahkan rekor harta gono gini. MacKenzie akan tetap memiliki 4% saham di Amazon sehingga mendapat estimasi harta tersebut.

Tapi dia akan melepaskan saham di media Washington Post dan perusahaan pesawat luar angkasa Blue Origin. MacKenzie mengumumkan resminya perceraian dengan Bezos itu melalui Twitter.

"Bersyukur menyelesaikan proses perceraian dengan Jeff dengan saling dukung satu sama lain dan setiap orang yang memperhatikan kami dengan kebaikan dan menatap ke tahap selanjutnya sebagai orang tua bersama dan teman," tulis Mackenzie.

"Bahagia memberikan dia semua sahamku di Washington Post dan Blue Origin dan 75% dari saham Amazon kami plus kontrol voting sahamku untuk mendukung kontribusi berkelanjutannya dengan tim di perusahaan luar biasa itu," tambah dia. Bezos awalnya memiliki 16,3% saham Amazon.

Dengan kesepakatan ini, Bezos akan memiliki 75% dari jumlah tersebut, sisanya jadi milik MacKenzie yang dinikahinya tahun 1994 itu.

Pasangan ini dikaruniai 4 orang anak. MacKenzie menjadi salah satu pegawai pertama Amazon, di mana dia bertindak sebagai akuntan.

Ia mendukung penuh keputusan suaminya menjadi entrepreneur dan keluar dari pekerjaannya yang sudah mapan. Bezos mengumumkan cerai dengan MacKenzie pada akhir tahun silam. Ia kemudian ketahuan selingkuh dengan mantan presenter televisi, Lauren Sanchez.

Kasus ini jadi heboh karena seluk beluk skandal mereka bocor dan dipublikasikan media National Enquirer.

Sumber dari : detiknews

Senin, 01 April 2019

Ketua TPS di Saudi Diimingi Uang Agar Surat Suara Tercoblos Jokowi


KataKunci : Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab menyebut beberapa ketua tempat pemungutan suara (TPS) yang ada di Arab Saudi dihubungi elite parpol pengusung capres Joko Widodo (Jokowi) serta mengiming-imingi sejumlah uang kepada mereka. Rizieq mengatakan, para ketua TPS diminta supaya surat suara tercoblos nama Jokowi.

 "Bahkan belakangan ini kita juga mendapatkan informasi yang sangat-sangat memprihatinkan di mana ada beberapa ketua TPS di kota-kota kecil di Saudi Arabia seperti di Qasim, kemudian juga di Abha, Jizan, dan lain sebagainya, di mana di antara mereka ada yang ditelepon oleh beberapa pimpinan dari partai pengusung Jokowi.

Mereka ditawarkan sejumlah uang, sejumlah fasilitas, dengan syarat kalau mereka mau melakukan apa yang mereka minta yaitu seluruh kertas suara yang diperuntukkan bagi WNI yang ada di kota-kota kecil di Saudi Arabia semua ditusuk, dicoblos hanya untuk Jokowi," ujar Rizieq dalam video yang ditayangkan Front TV, seperti dilihat detikcom, Senin (1/4/2019). Rizieq mengaku mendapatkan informasi tersebut dari sumber.

Rizieq mengimbau kepada seluruh WNI di Saudi untuk melawan kecurangan tersebut. Mereka diminta benar-benar ikut serta dalam Pemilu untuk menyuarakan pilihannya. "Tentu ini merupakan penawaran untuk pengkhianatan. Informasi ini sudah kita terima dari beberapa sumber dan terjadi di beberapa tempat. Karena itu kita minta kepada seluruh WNI yang ada di Saudi Arabia untuk bersama-sama melawan kecurangan semacam ini.

Pastikan nanti Anda betul-betul ikut serta yaitu melakukan pemilihan, ikut serta mencoblos sesuai dengan pilihan yang anda inginkan tanpa ancaman, intimidasi dari pihak manapun," imbaunya. Mengenai kabar tersebut, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyampaikan pesan Menlu Retno LP Marsudi kepada penyelenggara Pemilu di Saudi untuk memastikan Pemilu berjalan aman dan lancar.

Retno juga mengimbau perwakilan di Saudi selalu mengedepankan netralitas. "Pesan yang beliau sampaikan adalah satu, meminta agar kepala perwakilan dan perwakilan RI memberikan perhatian bagi penyelenggara Pemilu di luar negeri dan pastikan berjalan secara aman, berjalan secara lancar.

Meskipun penyelenggaraannya adalah PPLN yang itu koordinasinya langsung di bawah KPU. Tetapi perwakilan memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung dan memastikan Pemilu di luar negeri aman dan lancar. Kedua, beliau mengingatkan kepada semua staf di perwakilan untuk tetap mengedepankan integritas, profesionalisme dan netralitas," kata Direktur Perlindungan WNI Kemlu Lalu M Iqbal kepada wartawan di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Senin (1/4/2019).

Sumber dari : detiknews