BERANDA :

Kamis, 12 September 2019

Video : Lucinta Luna Nangis Dilecehkan Pria


KataKunci .  Insertlive - Lucinta Luna baru saja mengalami kejadian yang tidak menyenangkan.

Baru-baru ini, Lucinta dilecehkan seorang pria tak dikenal saat sedang berada di sebuah tempat hiburan.

Saat kejadian itu, dengan tanpa alasan yang jelas, tiba-tiba bokong Lucinta dipegang seorang pria. Insiden tersebut tentu saja membuat Lucinta marah dan langsung mengejar si pelaku sambil berteriak.
"Kamu perempuan tiba-tiba dipegang pantatnya kayak gitu diremas, terus dengan dadah ngomong maaf saya enggak sengaja mbak. Sontak aku langsung marah, dan alhamdulillah si Abas juga langsung nonjok di situ.

Mungkin kalau ada polisi atau aparat abis itu," ujar Lucinta sambil menangis tersedu-sedu. Dalam video itu, Lucinta menangis dan mengaku sangat kecewa.



Lucinta menambahkan seorang artis tak pantas diperlakukan seperti itu. Lucinta juga akan membawa pria tersebut ke ranah hukum.

"Aku sebagai wanita benar-benar sangat sedih banget, tahu nggak sih.

Ini namanya pelecehan seksual, aku marah, aku benar-benar ngamuk di situ.

Aku nggak bisa, aku nggak peduli, siapapun orangnya ya dia kalau udah nyenggol-nyenggol aku ya apa kek dia ngomong bilang gitu," kata Lucinta sambil menangis.

Unggahan Lucinta soal pelecehan itu membuatnya mendapat berbagai macam reaksi dari para netizen.

Namun, sayangnya, jarang sekali netizen yang menanggapi kasus pelecehan itu dengan serius.

"mungkin mau nge test,kalo yg kw di pegang bunyi apa ngga," tulis salah satu akun.

 "Ya begitu mbak resiko jd cewek, enakan jd cowok kan," tulis akun lainnya.

 "Kenapa gak pegang si abas aja kan wanita asli," tulis akun lainnya lagi.

Sumber dari : insert.live

Kamis, 05 September 2019

Pembunuh-Pemerkosa Gadis Baduy Sudah Intai Korban Selama Sebulan

Pembunuh-Pemerkosa Gadis Baduy Sudah Intai Korban Selama Sebulan

KataKunci : Sebelum melakukan pembunuhan dan pemerkosaan pada gadis Baduy Luar, pelaku AMS alias E (20), F (19) dan A (16) telah mengintai korban selama satu bulan.


Pelaku, pura-pura menawarkan handphone saat korban sedang berada di ladang di Cisimuet, Lebak. "Desa itu bersebelahan, (pelaku) sering melihat ada warga Baduy.


Pura-pura jual handphone. Pemantauan sudah satu bulan," kata Kapolres Lebak AKBP Dani Arianto di Mapolda Banten, Jl Syekh Nawawi Al Bantani, Serang, Kamis (5/9/2019).


 Sepekan sebelum membunuh pada Jumat (30/8) lalu, ketiga pelaku juga sempat datang ke saung korban. Pelaku selalu menawarkan handphone tapi korban selalu menolak.


"Selalu menawarkan handphone, mau beli nggak, katanya nggak mau. Mereka sambil melihat situasi, jam sekian bisa beraksi," katanya.

Aksi pembunuhan dan pemerkosaan ini diotaki oleh AMS allias E. Pelaku ini sempat kabur ke Sumatera Selatan namun bisa ditangkap pada Rabu (4/9) kemarin.


Dari situ, kepolisian menangkap 2 pelaku lain di Lebak. Selain itu ditemukan bahwa pembunuhan dan pemerkosaan ini diduga dilakukan secara terencana oleh para pelaku.


Pelaku katanya bisa diancam pasal 340 KHUP dengan ancaman seumur hidup. "ini sudah direncanakan, siapa yang memperkosa duluan, siapa berbuat apa. Makanya ancaman hukumanya seumur hidup," katanya menegaskan.

Pembunuhan remaja baduy berusia 13 tahun terjadi pada Jumat (30/8) lalu. Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dan tak bernyawa di saung di lokasi kebun garapan di Desa Cisimeut.

Sumber dari : detik.com