BERANDA :

Kamis, 05 September 2019

Pembunuh-Pemerkosa Gadis Baduy Sudah Intai Korban Selama Sebulan

Pembunuh-Pemerkosa Gadis Baduy Sudah Intai Korban Selama Sebulan

KataKunci : Sebelum melakukan pembunuhan dan pemerkosaan pada gadis Baduy Luar, pelaku AMS alias E (20), F (19) dan A (16) telah mengintai korban selama satu bulan.


Pelaku, pura-pura menawarkan handphone saat korban sedang berada di ladang di Cisimuet, Lebak. "Desa itu bersebelahan, (pelaku) sering melihat ada warga Baduy.


Pura-pura jual handphone. Pemantauan sudah satu bulan," kata Kapolres Lebak AKBP Dani Arianto di Mapolda Banten, Jl Syekh Nawawi Al Bantani, Serang, Kamis (5/9/2019).


 Sepekan sebelum membunuh pada Jumat (30/8) lalu, ketiga pelaku juga sempat datang ke saung korban. Pelaku selalu menawarkan handphone tapi korban selalu menolak.


"Selalu menawarkan handphone, mau beli nggak, katanya nggak mau. Mereka sambil melihat situasi, jam sekian bisa beraksi," katanya.

Aksi pembunuhan dan pemerkosaan ini diotaki oleh AMS allias E. Pelaku ini sempat kabur ke Sumatera Selatan namun bisa ditangkap pada Rabu (4/9) kemarin.


Dari situ, kepolisian menangkap 2 pelaku lain di Lebak. Selain itu ditemukan bahwa pembunuhan dan pemerkosaan ini diduga dilakukan secara terencana oleh para pelaku.


Pelaku katanya bisa diancam pasal 340 KHUP dengan ancaman seumur hidup. "ini sudah direncanakan, siapa yang memperkosa duluan, siapa berbuat apa. Makanya ancaman hukumanya seumur hidup," katanya menegaskan.

Pembunuhan remaja baduy berusia 13 tahun terjadi pada Jumat (30/8) lalu. Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dan tak bernyawa di saung di lokasi kebun garapan di Desa Cisimeut.

Sumber dari : detik.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar