BERANDA :

Senin, 04 November 2019

Cerita : Melati Dibawak Kepinggir Sungai Oleh Pria Berusia 32 Tahun , Rok dan Bajunya Dilepas Paksa














KataKunci : Pertemuan siswi SMA bernama Melati dengan Lamhot terjadi si sebuah terminal bus32  Ketika itu, korban melati tengah menunggu angkutan.

Selang beberapa lama, pelaku datang mendekati korban. Semula, Melati tidak menaruh curiga dengan pelaku. Sebab,

Lamhot mengaku hendak membeli sesuatu dan meminta Melati menemui kakanya. Sehingga, Melati pun mengikuti Lamhot hingga ke tepi sungai.

Saat sampai di tepi sungai inilah Lamhot menjalankan niat jahatnya hingga berhasil membuka paksa baju dan celana melati.

Menurut keterangan korban, sebelum peristiwa tersebut terjadi, awalnya Melati sedang berada di loket Bus Intra Parluasan.

Kemudian Lamhot mendekati Melati, sembari mengatakan, agar korban mau menemaninya untuk menemui kakaknya.

"Tadinya saya gak mau diajak dia (pelaku), karena saya tidak kenal dengan dia," ujar Korban seperti dikutip Tribunnews Menurut Melati, pelaku memaksanya untuk ikut menemani dengan berbagai alasan.

"Tapi dia memaksa, agar saya menemaninya, bertemu dengan kakaknya dengan alasan ada yang mau dibeli dari kakaknya.

Itu bang, tapi malah saya dibawa ke tempat yang sunyi bang," tambah Melati sembari meneteskan air mata, didampingi adiknya.

Beruntung, aksi bejat pelaku berhasil digagalkan oleh mahasiswa yang saat itu sempat menaruh curiga.

Pelaku ketahuan hendak melakukan aksi bejatnya di pinggir sungai salah satu kampus di Pematangsiantar, di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Bukit Sofa, Kecamatan Siantar Martoba. 

Menurut polisi pelaku yang diketahui seorang residivis kasus jambret ini dipergoki mahasiswa saat hendak mencabuli Melati (nama samaran,red), di belakang Fakultas Pertanian Pria asal Jalan Sibatu-batu, Kelurahan Bahkapul, Kecamatan Siantar Sitalasari itupun babak belur menjadi bulan-bulanan warga dan mahasiswa pada Jumat (1/11/2019) sekira pukul 14.30 WIB. Menurut polisi pelaku yang diketahui seorang residivis kasus jambret .

Salah satu mahasiswa, berinisial JS, menerangkan aksi pelaku diketahui oleh dua orang mahasiswa pertanian yang sebelumnya sudah curiga melihat keduanya. Apalagi, Lamhot saat berjalan sambil memegang tangan korban.

"Saya dan teman saya tadi yang mengikuti dua orang itu (pelaku, korban, red), karena kami curiga lihat gerak geriknya pelaku ini.

Pas kami ikuti, rupanya orang itu masuk ke arah sungai dekat Fakultas Pertanian," ujarnya. "Sempat kami rekam tadi pas dibuka baju dan celananya korban sama pelaku.

Pas mau dimasukanlah bang, langsung kami tarik dia," lanjut JS, saat berada di pos penjagaan. Setelah menjadi bulan-bulanan warga, tidak berapa lama, petugas Polsek Siantar Martoba, menjemput pelaku dan membawanya ke Polsek Siantar Martoba untuk dimintai keterangan.

Kapolsek Siantar Martoba, Iptu Resbon Gultom, membenarkan hal tersebut dan pelaku masih dalam proses pemeriksaan dan meminta keterangan saksi-saksi.

"Sudah kita amankan, dan sekarang masih dalam pemeriksaan Juper dan keterangan saksi - saksi," akhir Iptu Resbon.

Sumber dari : Trinbunsnews

Tidak ada komentar:

Posting Komentar