Jumat, 31 Januari 2020

Ada Tanda Khusus di Bungkus, Kurir Narkoba yang Ditangkap di Tangsel Diduga Jaringan Internasional

Katakunci.Online Tiga kurir narkoba ditembak mati di Kamoung Gunung Batu, Desa Cijantra, Pagedangan, kabupaten Tangerang.

Tiga pelaku tersebut berinisial GUN, AM, dan IA tersebut masuk dalam jaringan internasional asal Iran.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sujana mengatakan terdapat tanda khusus di label yang ada di boks.

Tanda khusus tersebut berupa cap yang menunjukkan sebagai jaringan internasional. Cap tersebut bertuliskan 555 yang merupakan jaringan internasional Iran.

Nana menjelaskan kasus tersebut akan terus dikembangkan melalui beberapa HP yang berhasil disita.
Dikutip dari Tribunnews.com, Jumat (31/1/2020), Nana mengatakan jaringan narkoba tersebut telah diselidiki oleh jajarannya cukup lama.

Untuk mengelabui petugas, pelaku yang menggunakan mobil boks dengan nomor polisi B9004 PHX yang palsu.

Nana menyebutkan, sabu-sabu yang berhasil diamankan seberat 288 kilogram dan ditaksir mencapai Rp864 miliar. Sabu-sabu tersebut rencananya akan diedarkan di wilayah Ibu Kota Jakarta.

Senin, 27 Januari 2020

Ombudsman Minta Warga China Dilarang ke Indonesia, Ini Langkah Menhub Budi Karya Cegah Virus Corona

Ombudsman Minta Warga China Dilarang ke Indonesia, Ini Langkah Menhub Budi Karya Cegah Virus Corona

Katakunci.online : Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengatakan, Kementerian Perhubungan telah melakukan larangan penerbangan dari dan menuju Wuhan, China.

Alasannya, saat ini Kota Wuhan menjadi lokasi wabah virus corona pertama kali muncul. Langkah Budi Karya Sumadi dinilai tepat untuk mencegah masuknya virus corona yang menyebabkan pneumonia atau radang paru-paru akut di Indonesia.

"Kalau di Wuhan sudah clear tak ada penerbangan dari dan ke Wuhan. Jadi kemarin Lion Air sempat akan mengembalikan penumpang, tapi di sana sudah close," kata Budi Karya, di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang,.

"Jadi (penerbangan) yang kembali sudah kosong, clear tidak ada lagi penerbangan ke Wuhan darimanapun di Indonesia," lanjutnya. Budi menyampaikan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Luar Negeri terkait masuknya wisatawan asal China ke Sumatera Barat.

Menhub meminta operator bandara dan kantor kesehatan pelabuhan (KKP) terus melalukan pengawasan ketat terhadap setiap penumpang angkutan udara yang masuk ke Indonesia.

"Kita akan bahas dengan Kemenkes, Kemenlu terhadap perkembangan yang ada di sana," ujarnya.

"Di satu sisi kita lakukan suatu kegiatan yang preventif untuk menangkal jangan sampai terjadi perpindahan virus ke Indonesia," jelas Budi Karya Sumadi.

Menhub Budi Karya Sumadi usai meninjau runway 3 dan east cross taxiway di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (26/1/2020).

Sabtu, 11 Januari 2020

Teddy Kenang Detik-detik Lina Lahirkan Dek Bintang Ditemani 3 Anaknya, Sengaja Bungkam pada Keluarga


Katakunci : Teddy selama ini memilih bungkam terkait kehidupan rumah tangganya, akhirnya mengungkapkan detik-detik Lina melahirkan bayinya, Dek Bintang.

Apalagi, prosesi persalinan Lina kali ini tidak diberitahukan Teddy kepada keluarga besar istrinya.

Tudingan jika Teddy sengaja menutupi kehamilan Lina pada keluarga pun tak terhindarkan.

Setelah sekian lama memilih diam, Teddy akhirnya angkat bicara dan mengenang detik-detik Lina melahirkan Dek Bintang.

Rupanya, Lina tidak sendiri saat melahirkan Bintang. Ia ditemani Teddy juga ketiga anaknya dari pernikahan pertamanya dengan Sule.

Hal tersebut terlihat pada tayangan YouTube KH Infotainment Ini Proses Pernikahan Ibunda Rizky Febian dengan Teddy hingga melahirkan yang dipublikasi pada Jumat (10/1/2020). Dalam video tersebut nampak Teddy melakukan wawancara dengan beberapa wartawan dengan mengenakan jaket berwarna merah.

"Punten, boleh tahu nama anak siapa dan lahir kapan kang?" tanya seorang wartawan. Teddy lantas menjelaskan perihal asal usul nama yang ia berikan kepada buah cintanya dengan Lina.

"Nama anak Delina Bintang Aura Putri. Delina dikasih sama ibunya, dari almarhum ibunya, Bintang Aura dikasih sama sahabatnya, yang satu lagi Putri-nya dikasih sama neng Putri. Tanggal lahirnya 9 November 2019 di Rumah Sakit Bersalin Barokah Bidan Otoy.

Itu di daerah Sekelimus deket pemakaman yang pertama," ungkap Teddy. Persalinan Lina pun menjadi sorotan lantaran tidak ada pihak keluarga yang mengetahui.

"Prosesinya seperti apa kang, dalam konteks karena kan keluarga juga tidak tahu?" tanya wartawan. "Prosesnya itu kan dadakan, mulesnya itu jadi kaya pembukaan itu pas langsung pembukaan empat, jadi ini kaya mau lahiran katanya.

Dari jam 6 mules cuma ngga dirasain karena bunda Lina jam 11 biasa dzikiran wirit jadi nunggu jam 11 tahu-tahu jam 2 mules banget.

Akhirnya bangunin Pak Ecet buat berangkat ke Rumah Sakit Bersalin Barokah di jalan Sekelimus itu.
Udah di sana jam 2 dicek katanya baru pembukaan 4. Kalo pembukaan 4 nanti bisa langsung step-nya bisa langsung pembukaan 6 terus ke berikutnya.

Jadi biar membantu cepet, almarhumah Bunda Lina disuruh senam bola di situ sampai jam 6 itu masih dikasih sarapan, jam 8 pas baru lahiran," papar Teddy.

Teddy pun mengaku tak ingin merepotkan keluarga Lina terkait persalinan sang istri. "Kang kabarnya keluarga sendiri tidak tahu jika Teh Lina hamil dan melahirkan?" tanya seorang wartawan.

"Kalau yang di sana yang datang itu dedek Ferdi, Rizwan Fadilah, Putri Delina itu kebetulan ada di situ.

Makanya saya bilang di sana itu saya harus, ngga bisa telfon atau sana sini, saya bukan orang yang ibaratnya mau bikin repot orang.

Jadi dibilang saya di Malaysia apa Singapura itu, bisa dikroscek sendiri ke Rumah Sakit Bersalin Barokah di Sekelimus, saya di situ," ujar Teddy. Teddy juga menyangkal bila bayinya dinilai lahir di luar nikah.

"Nikahnya itu tanggal 29 Janari 2019, si dedeknya lahir 9 November 2019.

Jadi membantahkan statement anak haram, saya sempet kasian ke Bunda Lina karena beliau langsung 'ini kurang ajar katanya, kalau mau ngehina saya silahkan tapi ngehina anak nggak ada anak yang dibilang haram atau halal, kasian masih kecil udah banyak difitnah'," terang Teddy.

Kini setelah Lina meninggal, bayi bernama Bintang itu akan diurus teman Teddy bernama Pupung. Padahal, banyak pihak keluarga Lina, termasuk Sule yang bersedia merawat Bintang.

Sule secara terang-terangan mengungkapkan kesediaannya mengurus dan membesarkan Bintang. Mendengar kesediaan Sule merawat Bintang, ternyata membuat Teddy berlinang air mata.

Bila maksud Sule mengurus bayinya hanya untuk sekadar menjalin silahturahmi, Teddy mengaku tidak keberatan.

Namun ketika tawaran yang dimaksud adalah Sule bakal membesarkan sang bayi dalam lingkungan keluarganya, Teddy menolak dengan tegas.

"Kalau buat silahturahmi sih ya boleh-boleh aja, tapi kalau buat ditaruh di sana, saya keberatan. Memang saya rencana mau ngurus dedek juga, ngebesarin dia," ungkap Teddy.